Fermentasi Urin

Bahan Fermentasi Urin 


1. Urine sapi 20 liter
2. Gula merah 1 kg atau tetes tebu 1 liter
3. Segala jenis empon-empon(Lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, brotowali) masing- masing ½ kg
4. Air rendaman kedelai 1 gelas atau Urea 1 sendok makan
5. Lebih bagus jika dicampur dengan bakteri dekomposer (EM4, Simba, Mbio dll)
6. Air 4 liter

Cara pembuatan Fermentasi Urin 

Empon-empon ditumbuk dan direbus sampai mendidih, setelah dingin campur dengan semua bahan yang lain. Ditutup rapat dalam jerigen dan didiamkan selama 3 minggu, setiap hari sekali tutup dibuka untuk membuang gas yang dihasilkan.

Cara penggunaan Fermentasi Urin 


Gunakan urine tersebut dengan kadar 10% (1 urine:10 air) untuk kocor Untuk seedtreatmen benih/biji direndam selama semalam, untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit. Untuk pupuk cair yang diaplikasi lewat daun gunakan 1 liter urine per tangka. MANFAAT: Zat perangsang pertumbuhan akar tanaman pada benih/bibit. Sebagai Pupuk daun organik. Dengan dicampur pestisida organik bisa membuka daun yang keriting akibat serangan thrip. Bisa juga dengan urine manusia tapi dosisnya 100 ml - 200ml / setengah gelas – segelas pertangki. Atau dengan Urine Kelinci dengan perbandingannya 1 : 13 liter air, kemudian disiramkan / dikocor pada tanaman.