POP Kompos By Mulyanto ini merupakan pupuk dasar dengan bahan kotoran hewan atau ternak
POP Kompos By Mulyanto Versi I, bahan - bahannya yaitu :
1. Kotoran sapi/ kotoran kambing/ kotoran ayam/ kotoran puyuh/kuda. 200 kg
2. Urea atau npk ½ -1 kg
3. Tetes tebu/ molase 1.5 liter. Bisa diganti gula ½ kg
4. Probiotik 1 gelas aqua. Semakin banyak sebenarnya semakin bagus.
Cara membuatnya
Urea, tetes tebu dicampur tambahkan air 20-30 liter air. setelah larut probiotik tambahkan juga dan aduk rata. Siramkan ke kotoran hewan yang telah kita siapkan dan diaduk rata, kalau ada sekam boleh ditambah sekam. Usahakan hasil adonan ini tidak terlalu basah tapi lembab saja.juga jangan terlalu kering.
Maka jumlah airnya bisa disesuaikan dengan kondisi kotoran hewan. Jika fermentasi pakai drum, adonan masukkan drum sedikit padatkan tutup rapat. Jika pakai karung langsung masukkan karung padatkan ikat. Jika diatas tanah cukup dibuat gundukan ditutup terpal ditindih dg batu batuan atau tanah. Bisa juga dikubur ditanah. Proses ini harus ditempat teduh dan terhindar dari hujan. Dua minggu pupuk siap digunakan.
POP Kompos By Mulyanto Versi II, dengan Bahan
1. Kotoran sapi/ kotoran kambing/ kotoran ayam/ kotoran puyuh/kuda. 200 kg
2. Urea atau npk 1-2 kg
Cara Membuatnya
Kita bisa membuat pupuk ini dengan drum, dengan karung, dengan dihampar diatas tanah atau di buatkan lubang galian di tanah. Terserah mana yang paling mudah dan mungkin kita lakukan. Jika dengan drum atau karung, masukkan kotoran ternaknya ke dalam dengan ketebalan maksimal 10 cm boleh dengan ketebalan 5 cm. Kemudian taburi UREA/NPK sekedar rata timbun lagi dengan kotoran ternak dengan ketebalan sama dengan yang bawah. Taburi lagi dengan UREA/NPK. Timbun lagi dengan kotoran hewan. Diulang ulang sampai penuh dan ditutup rapat. 2 minggu pupuk sudah siap.
Jika buatnya diatas tanah, pilih tempat yang teduh dan terhindar dari hujan. Cukup kotoran ternaknya dihampar di tanah setebal 10 cm. Kemudian taburi UREA/NPK sekedar rata timbun lagi dengan kotoran ternak dengan ketebalan sama dengan yang bawah. Taburi lagi dengan UREA/NPK. Timbun lagi dengan kotoran hewan. Diulang ulang sampai bahan habis. Baru ditutup terpal selama 2 minggu.
Jika dengan menggunakan lubang di tanah, cara sama . Hampar kotoran hewan setebal 10 cm di dasar lubang, taburi UREA/NPK timbun lagi dengan kotoran hewan setebal 10 cm taburi UREA/NPK. Diulang sampai bahan habis. Terkir ditimbun tanah. Dua minggu bisa dibongkar dan dipakai untuk pupuk dasar.
Kelebihan cara ini, proses cepat dan tanpa membolak balik bahan baku, penyakit maupun jamur akan hilang karena amoniak dari UREA/NPK. Di atas dijelaskan dengan cara urea/npk ditabur. Jika menghendaki dengan dicampur rata juga bisa. Malah lebih bagus. Tapi cara ini lebih beresiko bagi pekerjanya jika dilakukan di ruangan. Uap amoniak bisa menyebabkan pingsan.
POP Kompos By Mulyanto Versi III, Tanpa urea/npk, Bahannya :
1. Kotoran sapi/ kotoran kambing/ kotoran ayam/ kotoran puyuh/kuda. 200 kg
2. Kapur gamping (kapur sirih) 2 kg
3. Tetes tebu/ molase 1.5 liter. Isa diganti gula ½ kg
4. Probiotik 2 gelas aqua. Semakin banyak semakin bagus.
Cara Membuatnya
tetes tebu tambahkan air 20-30 liter air, probiotik tambahkan juga dan aduk rata. Siramkan ke kotoran hewan yang telah kita siapkan taburi kapur dan diaduk rata, kalau ada sekam boleh ditambah sekam. Usahakan hasil adonan ini tidak terlalu basah tapi lembab saja.juga jangan terlalu kering. Maka jumlah airnya bisa disesuaikan dengan kondisi kotoran hewan. Jika fermentasi pakai drum, adonan masukkan drum sedikit padatkan tutup rapat. Jika pakai karung langsung masukkan karung padatkan ikat.
Jika diatas tanah cukup dibuat gundukan ditutup terpal ditindih dg batu batuan atau tanah. Bisa juga dikubur ditanah. Proses ini harus ditempat teduh dan terhindar dari hujan. Seminggu kompos dibalik diaduk lagi. Dua minggu biasanya sudah jadi, pupuk siap digunakan.